Khalifah Mu’awiyah bin Abu Sufyan
berkata kepada seorang lelaki dari daerah Yaman, “Alangkah bodohnya kaummu yang
mengangkat seorang perempuan sebagai pemimpin mereka.”
Lelaki tersebut membalas perkataan
Mu’awiyah, “Kaummu yang lebih bodoh daripada kaumku, yaitu orang-orang yang
ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajak mereka untuk beribadah
kepada Allah Yang Maha Pengasih, mereka berkata, “Ya Allah, jika (Alquran) ini
benar (wahyu) dari Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau
datangkanlah kepada kami adzab yang pedih.” (QS. Al-Anfal: 32). Mereka tidak
mengucapkan, “Ya Allah, jika (Alquran) ini benar (wahyu) dari Engkau, berilah
kami petunjuk.”
Sindiran tajam yang menghujam dada
khalifah soal sejarah nasab Muawiyah, pendiri Dinasti Bani Umayyah. Sebelum
menjadi muallaf di sisa-sisa akhir hidupnya, ayah Muawiyah, Abu Sufyan, di masa
jahiliyyahnya adalah dedengkotnya Suku Quraisy dari Bani Abdu Syams. Mereka
memusuhi Rasulullah begitu sengitnya, terkadang menantang minta didoakan agar
bencana hujan batu dijatuhkan mereka, seperti yang dikutip si lelaki Yaman tadi.
Namun, kali ini, sang khalifah yang kena batunya!
(Muhammad Arief)
(ilustrasi: baladena.id)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar