Dalam kitab Dalail ul-Khayraat (Petunjuk
Jalan Kebaikan) karya ulama asal Maroko, Syaikh Abu Abdullah Muhammad Ibn
Abdurrahman Ibn Abi Bakr Ibn Suleiman Al-Jazouli Simlali Al-Hassani Al-Maghribi
(wafat tahun 1465) disusun 200-an nama lain (alias) dari Nabi Muhammad dari
hasil seleksi berdasarkan keterangan riwayat hadits. Menurut Syeikh Al-Jazouli,
jika diamalkan dalam bentuk shalawat, maka nama-nama tersebut akan memberi
manfaat buat yang mengucapkannya. Berikut ini nama-nama tersebut:
Allahumma sholli wasalim wabaarik alaa man
‘asyrofu ‘asmaaihi Muhammad:
‘Aaqib (Sang
Pamungkas), Abdullah (Hamba Allah), Abu Ibrohim (Bapaknya
Ibrahim), Abul Qosim (Bapaknya Qosim), Abuth Thohir (Bapak yang
Mulia), Abuth Thoyyib (Bapak yang Baik), ‘Afuww (Pengawas
Dosa-dosa), Ahiid (Nama Nabi di Taurat/Perjanjian Lama), Ahmad
(Yang Terpuji), ‘Ajiir (Pekerja Allah), Ajmal Kholqollah (Ciptaan
Allah yang Terindah), Al-‘Amin (Yang Bisa Dipercaya), ‘Alamul Huda
(Pemberi Petunjuk), ‘Alamul ‘Iyman (Pengajar Iman), ‘Alamul Yaqin
(Pengajar Keyakinan), Al-Busyro (Sang Kabar Baik), Al-Fatih (Sang
Pembuka), Al-Ghoits (Sang Penolong), Al-Ghowts (Sang Penebus), Al-Ghoyyats
(Sang Penyelamat), Al-Hasyir (Sang Pengumpul), Al-Huda (Sang
Petunjuk), Al-Kamil (Yang Sempurna), Al-Mahdiy (Yang Tertunjuki
Kebenaran), Al-Ma’shum (Terbebas dari Kesalahan), Al-Mishbah
(Pelita yang Bercahaya), Al-Muhyi (Sang Pembangkit), Al-Munir
(Yang Bercahaya), Al-Mushthofa (Yang Terpilih), Al-Nadzir
(Pemberi Peringatan), Al-Qomar (Sang Rembulan), Al-Washil (Sang
Penghubung), Al-Wakiil (Utusan Manusia), An-Nabi (Sang Nabi), An-Najmuts
Tsaqib (Sang Bintang Kejora), An-Nuur (Sang Cahaya), As-Sayyid
(Yang menjadi Panutan), Ash-Shodiq (Yang Penuh Kebenaran), Asy-Syahid
(Bukti/Saksi yang Kokoh), Asy-Syams (Sang Matahari), Asy-Syari’
(Penetap Hukum), Ath-Thohir (Yang Suci), Ath-Thoyyib (Yang
Bagus), ‘Aynul Ghur (Musim Keindahan), ‘Aynun Na’iym (Sumber
Anugerah), ‘Aziiz (Yang Perkasa), Baaligh (Penyampai), Barru
(Yang Alim), Basyiir (Pembawa Berita Gembira), Daa’i (Sang
Penceramah), Daalilul Khoyroot (Petunjuk Jalan Kebajikan), Dar
Al-Hikmah (Gedung Kebijaksanaan), Dzikrullah (Yang Mengingat Allah),
Dzuu Fadli (Pemilik Rahmat), Dzuu Hurmah (Pemilik Kehormatan), Dzuu
‘Izz (Penguasa), Dzuu Makaanah (Pemilik Keteguhan), Dzuu Quwwah
(Pemilik Kekuatan), Fadl (Yang Luar Biasa), Fashiihul Lisaan
(Pembicara Hebat), Haadi (Penunjuk), Haamid (Terpuji), Habiibullah
(Kekasih Allah), Hadiyyatullah (Karunia Allah), Hafiy (Sang
Penyambut), Haqq (Sang Kebenaran), Hariishun ‘Alaikum (Yang
Menjaga Kalian), Hizbullah (Di Pihak Allah), ‘Ikyl (Sang
Mahkota), ‘Imaamul Muttaqiin (Pemimpin Orang Bertaqwa), ‘Izzul ‘Arab
(Arab yang Perkasa), Jaami’ (Penghimpun), Kaafi (Yang
Berkualitas), Kaasyiful Kurob (Penyingkap Kesedihan), Kafiil
(Penjamin), Kaliimullah (Penutur Allah), Kariim (Yang Mulia), Kholiilur
Rohmaan (Kekasih Sang Maha Pengasih), Khootamul Ambiyaa’ (Penutup
Para Nabi), Khootamur Rusuul (Penutup Para Rasul), Khothiybul ‘Umam
(Pendakwah Umat), Maahi (Pemalu), Mabarr (Yang Mulia), Madinat
Al-‘Ilm (Kota Ilmu), Mad’uu (Yang Terpanggil), Mahmuud (Orang
yang Dipuji), Makhshuushun Bil ‘Azz (Terhormat dengan Keperkasaan), Makhshuushun
Bil Majdi (Terhormat dengan Kemuliaan), Makhshuushun Bisy Syarof
(Terhormat dengan Budi Luhur), Makiin (Sang Enterprener), Ma’luum
(Yang Dikenal), Ma’muun (Yang Terpercaya), Manshuur (Sang
Pemenang), Masyhuud (Yang Terbukti Kebenarannya), Matiin (Yang
Teguh Hati), Mawshul (Yang Terikat kepada Allah), Miftaah (Kunci
Pembuka), Miftaahul Jannah (Kunci Pembuka Surga), Miftaahur Rohmah
(Kunci Pembuka Rahmat), Mu’ammil (Yang Dirindukan), Muballigh
(Pelapor), Mubasysyir (Penyebar Berita Baik), Mubiin (Sang
Penjelas), Muddatstsir (Yang Berkemul), Mudzakkir (Sang
Pengingat), Mufadl (Yang Disukai), Muhammad (Yang Terpuji), Muhaymin
(Sang Pengawal), Muhdi (Pemandu), Mujaab (Sang Penanggap), Mujiib
(Sang Pendengar), Mujtaba (Yang Dipilih), Mukarrom (Yang
Terhormat), Mukhtaar (Yang Terpilih), Muktafi (Yang Berbahu
Lebar), Mundzir (Sang Penasehat), Munji (Sang Penyelamat), Muntaqo
(Yang Fasih), Muqiimus Sunnah (Penetap Sunnah), Muqilul ‘Atsaroot
(Penunjuk Jalan Lurus), Muqoddam (Sang Pengawas), Muqoddas (Yang
Suci), Muqoffa (Contoh Terbaik), Muqtafi (Orang yang Mengikuti), Mushlih
(Juru Damai), Mushoddiq (Penegas), Mushohhihul Hasanaah (Penguji
Kebaikan), Musyaffa’ (Yang Berani dan Cerdas), Mutawakkil (Yang
Bertawakal kepada Allah), Muthii’ (Yang Taat), Muthohhar (Yang
Membersihkan), Muthohharul Janaan (Sang Pemurni Jiwa), Muthoo’
(Yang Dipatuhi), Muzzammil (Yang Berselimut), Naashih
(Pembimbing), Naashir (Deklarator), Nabiyy (Sang Nabi), Nabiyyur
Rohmah (Nabi yang Pengasih), Nabiyyut Tawbah (Nabi untuk
Pertobatan), Najiyyullah (Kepercayan Allah), Nashiih (Penasehat),
Ni’matullah (Keberkahan Allah), Qodamu Shidqi (Langkah
Ketulusan), Qooidul Ghurril Muhajjaliin (Pemandu Sinar Terang), Qowiyy
(Sang Penguasa), Qoyyim (Yang Lurus), Rohmatan Lil ‘Aalamiin
(Kasih Sayang bagi Seluruh Alam), Rohmatullah (Kasih Sayang Allah), Rohiim
(Pemberi Kasih Sayang), Rohmah (Pengasih), Roofiur Rutab
(Pengangkat Derajat), Rosuul (Rasul), Rosuulul Aahim (Rasul yang
Bertarung Sengit), Rosuulur Rohmah (Rasul Penuh Rahmat), Rosuulur
Roohah (Rasul yang Menenangkan), Ro’uuf (Yang Terbaik), Ruuhul
Haqq (Jiwa Kebenaran), Ruuhul Qisti (Jiwa Keadilan), Ruuhul Qudus
(Jiwa Suci), Saabiq (Yang Paling Utama), Saa’iq (Pengendara), Sa’dul
Kholq (Kegembiraan Sang Pencipta), Sa’dullah (Kegembiraan-Nya), Sayfullah
(Pedang Allah), Sayyidul Kawnayn (Penguasa Dua Alam Semesta), Sayyidul
Mursaaliin (Panutan para Rasul), Shaf (Penyembuh), Shidqu
(Yang Tulus), Shiroothullah (Jalan Allah), Shiroothu Mustaqiim
(Jalan yang Lurus), Shofiyyullah (Kemesraan Allah), Shofuwhu ‘Anazzallat
(Pengampun dari Penindasan), Shoohibud Darojatir Rofi’ah (Pemilik
Ketinggian Derajat), Shoohibul ‘Alaamah (Pemilik Tanda-tanda), Shoohibul
Bayaan (Pemilik Bukti yang Terbukti), Shoohibul Burhaan (Pemilik
Bukti Terkuat), Shoohibul Burooq (Pemilik Burung Buraq), Shoohibul
Fadliilah (Pemilik Keunggulan), Shoohibul Faroji (Pemilik
Kebahagiaan), Shoohibul Hujjah (Pemilik Dalil/Alasan), Shoohibul
‘Izar (Pemilik Kain), Shoohibul Khotam (Pemilik Cincin), Shoohibul
Liwaa’ (Pemilik Panji), Shoohibul Maghfir (Pemilik Pengampunan), Shoohibul
Maqoom (Pemilik Kedudukan), Shoohibul Mi’rooj (Pelaku Mi’raj), Shoohibul
Qodam (Pemilik Jejak Kaki), Shoohibul Wasiilah (Pemilik Perantara
kepada Allah), Shoohibul Qodhiib (Pemilik Tongkat), Shoohibur Ridaa’
(Pemilik Jubah), Shoohibus Sayf (Pemilik Pedang), Shoohibus Sulthoon
(Pemilik Otoritas), Shoohibut Taaj (Pemilik Mahkota), Shoohibuts
Tsofaa’ah (Pemilik Syafaat), Shoolih (Yang Benar), Shohiihul
‘Islam (Penyempurna Islam), Sirooj (Sang Lentera), Syaafi
Al-Muznibin (Pemberi Syafaat bagi Pendosa), Syaahir (Yang
Termahsyur), Syafii’ (Perantara), Syahiid (Sang Saksi), Syafiiq
(Yang Lembut), Thoo Haa (Nama surah Al-Qur’an), ‘Udzunu Khoyr
(Pendengar yang Baik), ’Ummiyy (Pembelajar yang Luar Biasa), ‘Urwatun
Wutsqoo (Pegangan yang Terpercaya), Wahiid (Yang Istimewa), Wajiih
(Yang Terkemuka), Wali (Sang Sahabat), Waliyyullah (Sahabat Allah), Washuul
(Teman yang Tak Terpisahkan), Yaa Sin (Nama surah Al-Qur’an).
Oleh: Muhammad Arief
(ilustrasi: DataRiau.com)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar