Ditanyakan kepada Hakim, “Apa sesuatu
yang paling baik untuk seseorang?”
Dia menjawab, “Diam, yang membuatnya selamat.”
Dilanjutkan lagi, “Jika masih tidak
ada juga?”
Dia menjawab, “Kematian, yang
menjadikan para hamba dan negara-negara beristirahat.”
***
Diceritakan bahwa seorang pedalaman
bertanya kepada penduduk Bashrah, “Siapa pemimpin kalian?”
Mereka menjawab, “al-Hasan (bin Ali).”
Ditanyakan lagi, “Kenapa dia dapat
menjadi pemimpin kalian?”
Mereka menjawab, “Karena orang-orang
membutuhkan ilmunya, sedangkan beliau tidak membutuhkan dunia mereka.”
***
Seorang perempuan mukminah pernah
ditanya mengenai kosmetik yang dipakainya. Dia menjawab, “Saya menggunakan
kejujuran untuk bibirku, Al Quran untuk suaraku, kasih sayang untuk mataku,
kebaikan untuk tanganku, istiqomah untuk fisikku, dan ikhlas karena Allah
Subhanahu wa ta’ala untuk hatiku.”
***
Seorang penduduk pedalaman berhenti di
suatu kaum, lalu dia menanyakan nama-nama mereka.
Salah seorang dari mereka berkata,
“Nama saya Watsiq.”
Lainnya mengatakan, “Nama saya Mani’.”
Lainnya lagi berkata, “Nama saya
Tsabit.”
Orang keempat berkata, “Nama saya
Syadid.”
Lantas orang pedalaman tersebut
berkata, “Saya menduga bahwa kunci-kunci dibuat hanya dengan nama-nama kalian.”
***
Seorang penduduk pedalaman datang ke
sebuah daerah. Ada anak-anak yang sedang bermain. Mereka melemparinya dengan
beberapa batu. Dan sebuah batu dilemparkan yang tepat mengenai kepalanya,
sehingga kepalanya bocor dan terluka. Lantas dia menghadap kepada penguasa
daerah tersebut untuk mengadukan kejadian tersebut.
Sang penguasa bertanya kepadanya,
“Pada hari apa engkau datang?”
Dia menjawab, “Pada saat kesulitan.”
Sang penguasa melanjutkan, “Di daerah
mana engkau singgah?”
Dia menjawab, “Di lembah yang tidak
mempunyai tanam-tanaman.”
Lantas sang penguasa tertawa dan memberi bantuan kepadanya.(Muhammad Arief)
(ilustrasi: totaworld)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar